Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar dari Pandemi, Suplai Oksigen untuk Pasien Perlu Terus Dijaga

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 06 Juli 2021 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 620 2436224 belajar-dari-pandemi-suplai-oksigen-untuk-pasien-perlu-terus-dijaga-Hkzwlfdjah.jpeg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

INDONESIA sedang dalam masa krisis wabah Covid-19. Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Mikro pun dilaksanakan.

Tokoh Kemanusiaan yang juga Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said menilai, kondisi pandemi covid-19 saat ini semakin serius untuk ditanggulangi bersama. Belajar dari pengalaman Indonesia menangani krisis seperti bencana tsunami Aceh, Sudirman menyatakan kunci penanganan pandemi saat ini adalah konsistensi kebijakan, kejelasan alur komando, dan penguatan kepercayaan publik.

"Siapapun harus mengelola harapan publik yang realistis. Semakin konservatif, semakin hati-hati, akan semakin baik," ungkapnya lewat keterangannya, Selasa (6/7/2021).

Sudirman juga menyebut ekspektasi publik perlu dikelola dengan baik. Menurutnya, di satu sisi upaya penanganan harus dilakukan dengan usaha yang lebih. Tapi di sisi lain sebaiknya jangan memberi harapan yang berlebihan publik.

Baca Juga: Epidemiolog Minta Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tak Beli Oksigen untuk di Rumah

"Dalam krisis under promise dan over deliver jauh lebih baik. Sebaliknya memberi harapan yang seolah menenangkan masyarakat, tetapi kenyataannya tidak sebaik yang diharapkan, justru akan membangun “comfort zone” yang melenakan."

 corona

"Dalam hal ini, perlu dibangun sense of crisis secara bersama sama agar seluruh pihak bergerak untuk mengatasinya," ucapnya.

Menurutnya, kebijakan PPKM Darurat yang saat ini diberlakukan perlu dijalankan secara konsisten dan dipatuhi semua lapisan masyarakat. Lonjakan kasus Covid-19 yang terus terjadi seharusnya menjadi alarm bagi semuanya.

"Siapapun yang diberi tanggung jawab untuk mengatasi Covid-19, tidak mudah melaksanakannya. Kita harus memberi respek dan empati. Kita berharap PPKM dijalankan dengan konsisten, ditaati masyarakat. Bila masyarakat tidak mentaati kebijakan ini tetap beraktivitas, sebagaimana keadaan normal, PPKM tak akan berdampak positif," ungkap dia.

Adanya peningkatan kasus, seharusnya  menjadi alarm bagi masyarakat agar bisa menghindari Covid-19. Protokol kesehatan perlu diterapkan dan sebaiknya di rumah saja.

 

Krisis wabah Covid-19, terjadi karena banyak hal. Salah satunya kelangkaan oksigen yang menjadi heboh di masyarakat.

Pasokan oksigen di beberapa rumah sakit dikabarkan menurun. Bahkan beberapa pasien kesulitan mendapatkan tabung oksigen. Kementerian Kesehatan pun memastikan bahwa pasokan oksigen di luar Jawa dan Bali masih cukup untuk perawatan pasien Covid-19.

Sudirman menilai saat ini pemerintah dan semua pihak telah berusaha keras menjaga pasokan oksigen. Hanya saja, dia menyarankan perlu dicermati betul penyediaan pasokan tak hanya untuk kebutuhan saat ini, tapi juga ke depan. Langkah ini untuk mengantisipasi potensi kelangkaan di masa mendatang.

"Mungkin belum terlambat untuk melakukan assessment keadaan produksi, logistik, dan rantai pasokan oksigen untuk keperluan satu atau dua tahun ke depan."

"Sambil terus memenuhi kebutuhan di depan mata, perlu ada yang menyiapkan pasokan untuk jangka yang lebih panjang," tutup dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini