Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Dinilai Punya Potensi Jadi Pusat Fashion Muslim Dunia

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 620 2439173 indonesia-dinilai-punya-potensi-jadi-pusat-fashion-muslim-dunia-EcDNG9CYmB.jpg Ilustrasi Indonesia berpotensi jadi pusat fashion Muslim dunia. (Foto: Marymarkevich/Freepik)

INDONESIA sebagai negara dengan populasi umat Islam paling besar dinilai memiliki potensi menjadi pusat fashion Muslim dunia. Demikian disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Ia melihat Indonesia memiliki modal dan segudang potensi terkait dunia Muslim, mulai sumber daya manusia (SDM), pasar, hingga fashion designer yang berkualitas.

Baca juga: 5 Gaya Kece Hijab Minimalis ala Ayudia Chaerani Bing Slamet 

Dalam acara Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF): Fashion Muslim Indonesia Mendunia yang digelar secara virtual beberapa waktu lalu, Sandi mengatakan sumbangsih pendapatan domestic bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia sudah menjadi nomor 3 terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-POP.

Ia menjelaskan, sektor ekraf telah menyumbangkan PDB sebesar Rp1.100 triliun dari 17 subsektor ekraf yang didominasi fashion, kuliner, dan kriya. Jumlah masyarakat Muslim, lanjutnya, selama ini hanya menjadi pasar dan Indonesia ternyata banyak mengimpor produk-produk halal.

Ilustrasi fashion hijab.

"Untuk itu kita harus menjadi pemain, bukan menjadi penonton. Kita ingin menjadikan Indonesia atau Jakarta sebagai 'Moslem fashion capital of the world', karena kita memiliki semuanya. Baik desainernya, pasarnya ada, perlu dukungan dari semua untuk mewujudkannya," jelas dia dalam keterangannya.

Lebih lanjut ia mengutip Data Opus yang menyebutkan dari total PDB sebesar Rp1.100 triliun, sebesar Rp175 triliun disumbang oleh subsektor fashion.

Baca juga: Adu Gaya Hijab Zaskia vs Shireen Sungkar, Modis dan Ekspresif 

Menurutnya, sebanyak 33,4 persen pelaku ekraf di Indonesia berasal dari subsektor fashion, di mana totalnya mencapai 2,5 juta orang. Nilai ekspor subsektor fesyen juga yang terbesar, total mencapai 15 juta dolar AS pada 2019. Untuk itu ia berharap Indonesia menjadi pusat fashion Muslim dunia.

"Saya yakin anak muda saat ini bisa menjadi lokomotif perubahan ke depan. Lantaran sekarang lebih terbuka, lebih inklusif, dan gerakan ekonomi syariah ini paling dinikmati oleh anak-anak muda," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini