Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Dorong Industri Fesyen Muslim Indonesia Berjaya hingga Luar Negeri

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 27 Agustus 2021 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 620 2461939 pemerintah-dorong-industri-fesyen-muslim-indonesia-berjaya-hingga-luar-negeri-VjGYuNb2Xs.jpg Ilustrasi fesyen Muslim Tanah Air. (Foto: Okezone)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung kemajuan industri fesyen Muslim lokal. Ia mengatakan bahwa fesyen menjadi bagian dari 17 subsektor ekonomi kreatif Indonesia yang memiliki potensi pertumbuhan pesat.

Tak terkecuali fesyen Muslim yang memiliki daya saing tinggi untuk menjadi pusat atau tujuan konsumen Muslim. Bukan hanya konsumen di dalam negeri, tetapi juga luar negeri.

Baca juga: 4 OOTD Hijab Olla Ramlan Dipadu Padan dengan Blazer, Kece Banget 

"Untuk itu, saya sangat mengapresiasi program HijUp Growth Fund. Program ini sejalan dengan komitmen kami di Kemenparekraf untuk terus memberdayakan para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM, khususnya untuk modest fashion," ujarnya dalam sebuah acara daring beberapa waktu lalu.

Ilustrasi fashion Muslim.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kemenparekraf sendiri memiliki program serupa yaitu Modest Fashion Founders Fund (ModestFFFund) yang merupakan program akselerasi kapital dan capacity building bagi founder brand modest fashion yang siap go global.

Sandiaga pun melihat ada peluang kolaborasi untuk peningkatan kualitas dan akses pasar bagi produk-produk lokal, termasuk fesyen muslim. Ia berharap tahun depan dapat merangkul program ini sebagai salah satu kolaborator untuk Modest Fashion Founders Fund.

Baca juga: 4 Inspirasi Gaya Hijab Cantik Risty Tagor, Feminin dan Colorful 

Selain itu, Kemenparekraf juga memiliki program digital entrepreneurship atau yang disebut dengan Baparekraf Digital Enterpreneurship (BDE), program yang memberikan pendampingan bagi pelaku subsektor fesyen dan mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital dalam proses bisnisnya.

"Kemudian ada program Beli Kreatif Lokal dan Beli Kreatif Danau Toba yang ternyata mendorong para pelaku industri fesyen di Danau Toba secara luar biasa. Kita juga memfasilitasi pelaku parekraf untuk on boarding, sehingga target mendigitalisasi 30 juta pelaku UMKM sampai dengan tahun 2023 dapat terwujud," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini