"Nggak layak. Gue sendiri kalau gue bukan anggota KPI gue muntah. Gue nggak suka tayangan itu, jujur. Tapi gue nggak bisa bermain sendiri, jadi kita harus merapat dengan semua komisioner dan berdebat, berdiskusi, ya butuh waktu. Makin lama kan makin tinggi, dan gue yakin ini akan jadi isu nasional karena jadi keprihatinan banyak pihak," tutur Agung.
Menurut Agung, Saipul seperti salah langkah usai keluar dari penjara. Sebab, Ipul lebih memilih untuk menghadiri undangan di stasiun televisi sebelum menyambangi atau berkomunikasi dengan korban, serta meminta maaf atas kesalahan yang telah ia lakukan.
"Ketika dia tampil tanpa beban, mantan korban itu kasihan. Maka dalam kasus ini, gue merujuk pendapat seseorang, dia harus minta maaf dulu ke korban, korban maafin baru. Kalau korban sudah maafin ya sudah," pungkasnya.
Follow Berita Okezone di Google News
(aln)








