Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Atasi Penanganan Sampah di Bali, Menko Luhut: Kita Lakukan Sirkulasi Ekonomi

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 10 September 2021 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 620 2469492 atasi-penanganan-sampah-di-bali-menko-luhut-kita-lakukan-sirkulasi-ekonomi-FemCWI6kmm.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, telah meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten Badung, Bali.

Luhut mengatakan TPST ini dibangun atas kerja sama swasta dan diterapkan dalam menangani persampahan, sekaligus implementasi dari perubahan paradigma pengelolaan sampah secara terintegrasi dengan pendekatan sirkulasi ekonomi.

“Kita sudah menyepakati langkah-langkah untuk pendekatan sirkulasi ekonomi dengan penyelesaian penanganan sampah, dengan melakukan revitalisasi TPS-3R dan membangun beberapa TPST baru, agar sampah dapat ditangani sedekat mungkin dari sumbernya,” kata Luhut melalui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (10/9/2021).

Baca Juga: Berhasil Tangani Pandemi Covid-19, Menko Luhut: Pemulihan Ekonomi Berjalan Sangat Cepat

Luhut menyampaaikan dengan adanya TPST seperti Samtaku ini yang menerapkan teknologi yang lebih advance dalam pengolahan sampah, diharapkan timbulan sampah di Bali dapat ditangani hampir seluruhnya, sehingga kita tidak lagi tergantung dengan TPA.

“Sejak dibatalkannya rencana pelaksanaan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di TPA Sarbagita, pemerintah dan pemerintah daerah provinsi Bali menargetkan untuk mengambil tindakan penanganan sampah sedekat mungkin dari sumbernya melalui revitalisasi dan pembangunan baru TPS-3R,” tambahnya.

Baca Juga: Menko Luhut: Kita Tidak Kekurangan Vaksin Covid-19!

Terkait permasalahan samph di wilayah Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan khususnya sudah harus diberikan perhatian serius, mengingat Tempat Pemrosesan Akhir Regional (TPA Regional) Sarbagita sudah tidak mampu lagi menampung sampah.

Dalam hal ini Luhut mengharapkan komitmen yang besar dari Pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan sampah ini melalui penyediaan anggaran yang cukup serta penguatan kapasitas SDM dan kelembagaannya.

“Kita sebagai pemerintah perlu juga mengurai masalah persampahan ini dengan cara yang tidak biasa. Kita dorong terus bentuk-bentuk pengolahan sampah yang berwawasan lingkungan, sekaligus kita upayakan untuk mengambil manfaat dari pengolahan sampah tersebut” pungkas Menko Luhut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini