Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengatasi Ancaman Learning Loss pada Generasi Muda Pasca-Pandemi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 18 September 2021 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 620 2473310 mengatasi-ancaman-learning-loss-pada-generasi-muda-pasca-pandemi-Y2lKkjbmpi.jpg Learning loss ancam generasi muda (Foto: Shutterstock)

MENURUT riset terbaru Lembaga Keuangan World Bank, learning loss menjadi ancaman para pelajar Indonesia pasca-pandemi Covid-19.

Terlalu lama pembelajaran jarak jauh dan lamanya sekolah ditutup merupakan salah satu penyebab terjadinya learning loss.

 belajar jarak jauh

"Jika efektivitas pembelajaran mencapai 40%, akan ada learning loss mencapai 6,9 tahun. Jika efektivitas pembelajaran berkurang menjadi 20%, learning loss akan mencapai 6,7 tahun. Dan jika efektivitas pembelajaran cuma mencapai 10%, learning loss yang didapat akan menjadi 6,6 tahun," papar Rythia Afkar, World Bank Education Economist, beberapa waktu lalu.

Lantas, apa sebetulnya learning loss? Apa dampaknya ke generasi muda? Serta, bagaimana mengatasinya?

Menurut laman UKFIET, learning loss mengacu pada kehilangan pengetahuan dan keterampilan khusus atau umum atau kemunduran dalam hal akademik. Masalah ini paling sering terjadi karena kesenjangan yang diperpanjang atau diskontinuitas dalam pendidikan dan itu terjadi saat pandemi ini.

Pandemi Covid-19 membuat sistem pendidikan menjadi tak seperti dulu. Dan studi yang dilakukan McKinsey menilai bahwa komputer tidak akan bisa menggantikan suasana kelas.

"Kami meminta guru di delapan negara untuk menilai keefektifan pembelajaran jarak jauh sejak pandemi dimulai. Mereka memberikan skor rata-rata 5 dari 10. Nilai sangat buruk diberikan Jepang dan Amerika Serikat di mana hampir 60 persen menilai efektivitas pembelajaran jarak jauh hanya 3 dari 10," papar laman McKinsey.

(DRM)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini