Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip 'Harta Karun' di Sumut

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 620 2488046 intip-harta-karun-di-sumut-gBSh2TGpEk.jpg Potensi Sumatera Utara Tak Hanya Wisata tapi Ada Perkebunan, Energi dan UMKM. (Foto: okezone.com)

JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengungkapkan bahwa Sumatra Utara memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, energi, UMKM dan pariwisata. Kementerian Perdagangan pun siap mengoptimalkan potensi tersebut dari sisi logistik dan perdagangan.

"Ada beberapa sektor yang punya potensi besar dan kami akan membantu dari sisi logistik dan perdagangan," katanya, dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/10/2021).

Dari sektor perdagangan, kata Jerry, ada beberapa fokus dalam hal ini yaitu membantu menunjang logistik, penyediaan sarana dan prasarana perdagangan dan fasilitasi perdagangan bagi semua level, baik level kecil dan menengah maupun level besar.

Baca Juga: 3 Kesepakatan Perdagangan dan Investasi RI-Australia, Menguntungkan?

"Tujuannya agar perdagangan benar-benar bisa menunjang perekonomian secara umum dan tentu demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Untuk membantu produsen lokal khususnya petani, peternak dan nelayan Kementerian Perdagangan punya skema fasilitasi gudang SRG maupun non SRG. Selain itu juga ada fasilitas pelatihan untuk desain produk hingga pemasaran.

"Bahkan kami menggandeng perusahaan teknologi besar seperti Google untuk berkolaborasi dalam pelatihan-pelatihan UMKM," kata Jerry.

Menurut Wamendag kolaborasi dengan semua pelaku dan stake holder adalah kunci untuk menunjang perdagangan.

Baca Juga: Mendag Pede Perdagangan RI-Australia Kembali Bangkit

"Pemerintah berupaya terus membangun regulasi yang kondusif bagi pelaku serta fasilitasi yang tepat. Stake holder lain yang punya sumber daya dan kepentingan bisa mendorong agar perdagangan masyarakat terus tumbuh," ujarnya.

Sebagai contoh, dalam Sistem Resi Gudang, Jerry mengatakan bahwa dirinya dan jajaran di Kemendag terus berupaya menyambungkan petani dengan perbankan, pelaku usaha pengelola gudang dan jaringan ritel sebagai off taker. Tujuannya agar perdagangan bisa berjalan dengan baik dan memberikan keuntungan bagi semua pihak.

Wamendag melihat tekad masing-masing Pemerintah Kabupaten setempat luar biasa untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi-potensinya. Karena itu ia memberikan apresiasi kepada Bupati-Bupati Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Kabupaten, Toba, Kabupaten Samosir, Simalungun dan Kabupaten lain di Sumut. Menurutnya banyak terobosan yang sudah dilakukan dan Pemerintah pusat selalu siap mendukung Pembangunan Daerah.

Dalam bidang pertanian dan perkebunan, beberapa kabupaten mencatat potensi tanaman pangan, kopi dan kelapa sawit. Jagung, bawang merah dan kentang tengah dikembangkan sangat intensif melalui program food estate.

Adapun rata-rata produktifitasnya melebihi produktifitas nasional. Untuk jagung misalnya, per hektar bisa mencapai 5,7 ton.

Dalam bidang perkebunan terdapat potensi kopi, kelapa sawit dan buah-buahan seperti durian. Durian Medan atau Sumut yang terkenal banyak dipasok salah satunya dari kawasan itu. Hal menarik lain yang perlu didorong pengembangannya adalah pariwisata yang berpusat di Danau Toba. Seperti diketahui, Danau Toba sudah ditetapkan sebagai kawasan super prioritas oleh Pemerintah Pusat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini