Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hampir 2 Juta Vaksin AstraZeneca Datang Lagi Tadi Malam

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 620 2512668 hampir-2-juta-vaksin-astrazeneca-datang-lagi-tadi-malam-oDp6ZKfozo.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

ANGKA Vaksinasi Covid-19 penuh di Indonesia telah mencapai 98,62 juta orang, sementara mereka yang baru disuntik 1 kali vaksin sebesar 142 juta. Adapun target sasaran vaksinasi nasional di Indonesia, yakni sebesar 208,26 juta orang.

Pasalnya untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, maka dibutuhkan angka vaksinasi hingga 75 persen. Jika vaksinasi rendah, bukan tidak mungkin Covid-19 di Indonesia akan mengalami mutasi. Tapi, untuk mencapai target vaksinasi tersebut, tentu dibutuhkan vaksin yang tidak sedikit.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong menyampaikan bahwa Indonesia kembali kedatangan sekitar 1,9 juta vaksin AstraZeneca melalui mekanisme pembelian langsung pada minggu malam.

“Dengan kedatangan vaksin tahap ke-147 berupa 1.932.000 dosis vaksin AstraZeneca ini, maka total vaksin yang telah diterima Indonesia baik dalam bentuk jadi maupun bulk (bahan baku) adalah sebanyak 395.544.580 dosis,” kata Usman seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, kedatangan vaksin tersebut merupakan wujud upaya pemerintah terus mendatangkan vaksin untuk menjaga stabilitas stok demi kelancaran program vaksinasi.

Diharapkan pada akhir tahun ini sebanyak 80 persen dari target sasaran telah mendapatkan setidaknya vaksinasi dosis pertama dan 60 persen di antaranya telah mendapatkan dosis lengkap.

Untuk itu, dia meminta masyarakat tidak menunda vaksinasi dengan alasan menunggu merek vaksin tertentu, karena seluruh merek dan jenis vaksin yang digunakan untuk program vaksinasi nasional adalah sama-sama baik dan berkhasiat.

Menurut dia, semakin masyarakat menunda, semakin rentan dan tinggi pula risiko untuk tertular. Selain itu, yang menerima dampak tersebut bukan hanya diri sendiri, melainkan juga orang-orang di sekitar.

"Itulah mengapa pemerintah terus berusaha melakukan akselerasi cakupan vaksinasi, agar semakin banyak orang tervaksin, terlindungi, dan kekebalan kelompok segera terbentuk,” kata Usman.

Bersamaan jelang Natal dan Tahun Baru, Usman juga mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga protokol kesehatan.

“Hindari mobilitas yang tidak perlu dan jauhi kerumunan. Serta tetap pakai masker. Dengan ikhtiar kita bersama, semoga kondisi yang cukup landai saat ini dapat terus dipertahankan, berlanjut hingga tahun depan tanpa adanya lonjakan kasus,” pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini