Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hunian Sementara untuk Korban Terdampak Semeru Mulai Dibangun, Warga Bersyukur

Binti Mufarida, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 620 2532184 hunian-sementara-untuk-korban-terdampak-semeru-mulai-dibangun-warga-bersyukur-q2U1gnJVzT.jpg Warga terdampak Gunung Semeru, Tumini. (Foto : MNC Portal/Binti Mufarida)

LUMAJANG - Pemerintah telah menyiapkan hunian sementara (huntara) bagi korban erupsi Gunung Semeru yang dibangun di lahan seluas 81 hektar di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Bahkan, saat ini sekitar 1.951 unit huntara sudah mulai dibangun.

Salah satu korban erupsi Semeru bernama Tumini umur 40 tahun yang berasal dari Curah Kobokan mengaku senang mulai dibangunnya huntara ini.

“Alhamdulillah terima kasih banyak, sama pemerintah dikasih gini (huntara),” ungkap Tumini di lokasi relokasi Huntara (14/01/2022).

Dalam kesempatan itu, Tumini mengatakan, rumahnya yang berada di Curah Kobokan semuanya telah habis terdampak erupsi Semeru.

“Curah Kobokan semuanya habis. Terima kasih,” kata Tumini.

Sambil menangis tersedu-sedu, Tumini bersyukur rumah yang kini holang terdampak erupsi diganti oleh pemerintah. “Alhamdulillah disediakan kayak gini.”

Tumini berharap pembangunan huntara ini cepat selesai dan segera bisa dihuni. “Harapan ke depan semoga cepat selesai begitu, enggak lama-lama di pengungsian. Soalnya tempatnya untuk anak sekolah. Makasih,” ucapnya.

Baca Juga : Tinjau Relokasi Korban Erupsi Semeru, Wapres: Insya Allah Lebih Baik

Tumini juga menceritakan saat ini dia telah berada di pengungsian selama 40 hari sejak erupsi Semeru. “Sudah 40 hari, di situ sudah 40 hari mengungsi terus sampai sekarang.”

Meski begitu, Tumini mengaku selama di pengungsian disediakan fasilitas yang memadahi. “Gembira, alhamdulillah pemerintah menyediakan yang terbaik buat saya. Pelayanan di pengungsian baik, alhamdulillah.”

Tumini mengatakan semua keluarganya selamat saat kejadian. “Alhamdulillah semua keluarga selamat, anak saya yang satu kerja di Surabaya yang satu kerja di Malang.”

Namun, kata Tumini hanya rumah yang hancur akibat erupsi Semeru. “Rumah lama (kondisinya) semua hancur, barang ada yang hancur ada yang diselamatkan sedikit,” katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini