Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bukti CoronaVac Jadi Vaksin Covid-19 dengan KIPI Terendah

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 17 Januari 2022 00:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 620 2533069 bukti-coronavac-jadi-vaksin-covid-19-dengan-kipi-terendah-gzecyo3IEa.jpg Vaksin Covid-19 (Foto : Medicaldaily)

BERDASARKAN data dari sejumlah lembaga kesehatan independen menunjukkan bahwa vaksin CoronaVac (Sinovac - Bio Farma) aman bagi anak usia >3 tahun, lansia >60 tahun, serta ibu hamil. Selain itu Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang terjadi pun rendah.

Fakta lainnya juga menyebut bahwa dosis ketiga vaksin CoronaVac yang digunakan sebagai booster dapat meningkatkan antibodi sebesar 20 kali. Kondisi ini berlaku bagi penerima vaksin usia 18-59 tahun, sementara lebih dari 30 kali bagi penerima lansia 60 tahun ke atas.

Vaksin CoronaVac

Clinical Researcher of Sinovac, Yaping Qiao PhD, mengatakan berdasarkan penelitian, vaksin CoronaVac menunjukkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang rendah sehingga aman bagi anak usia >3 tahun, lansia >60 tahun, serta ibu hamil dan menyusui.

"Dalam uji klinis vaksin CoronaVac di sejumlah negara dari tahun 2020-2021, KIPI pada anak >3 tahun sebagian besar adalah grade 1 dan 2 yang berupa nyeri serta demam ringan setelah penyuntikan," ujar Yaping, pada acara 'Indonesian Congress Symposium on Combating Covid-19 Pandemic Without Boundaries', Minggu (16/1/2022).

Baca Juga : Dominasi Transmisi Lokal, Menkes: Siapkan Jakarta Jadi Medan Perang Lawan Omicron

Baca Juga : Antisipasi Lonjakan Kasus, Indonesia Andalkan 400 Ribu Tablet Obat Covid-19 Paxlovid

Sementara dalam studi yang dilakukan pada ibu hamil dan menyusui di Brasil pada periode April – Agustus 2021, terjadi insidensi KIPI sebanyak 74,1 per 100.000 dosis. Kondisi ini merupakan KIPI terendah dibandingkan dengan empat vaksin Covid-19 lainnya yang digunakan di Brasil.

“Pada Oktober 2021, penelitian di Chili mengungkapkan pemberian vaksin booster meningkatkan kemampuan CoronaVac dalam mengurangi tingkat keparahan Covid-19 dari 56 persen menjadi 80 persen. Pemberian booster juga meningkatkan efektivitas CoronaVac dalam mencegah perawatan di Rumah Sakit dari 84 persen menjadi 88 persen," tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini