Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tingkatkan Skill, Tantangan Pelaut RI di Era Industri 4.0

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 21 Februari 2022 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 21 620 2550475 tingkatkan-skill-tantangan-pelaut-ri-di-era-industri-4-0-gfu5u6uGIE.jpg Skill Pelaut (Foto: Antara)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta mendorong para pelaut di Tanah Air untuk terus meningkatkan Kemampuan dan Keterampilannya.

Apalagi saat ini memasuki era industri dan teknologi semakin pesat dan maju seperti industri 4.0 menunju ke era 5.0.

"Walaupun telah mencapai tingkat tertinggi pada jenjang pendidikan kami mendorong para pelaut untuk terus mengembangkan diri, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga bisa menjadi pelaut handal di era industri 4.0 dan menuju ke era 5.0," kata Direktur BP3IP Jakarta, Ahmad dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (21/2/2022).

 

Baca Juga: Kisah Pelaut Belanda Bertolak dari Jakarta untuk Mencari Benua yang Hilang

Hali ini diungkapkan Ahmad saat memberikan sambutan pada upacara Bon Voyage ke-58 lulusan program Diklat Pelaut Tingkat I bidang keahlian Nautika dan Teknika, di Jakarta.

Dia menambahkan bahwa peningkatan kemampuan dan keterampilan pada SDM pelaut di Tanah Air sangat penting, sebab Indonesia mempunyai peran dalam menentukan arah kebijakan serta penyusunan aturan maritime internasional. Hal ini dikarenakan Indonensia sebagai anggota dewan IMO Kategori C, yang merupakan perwakilan dari negara yang mempunyai kepentingan khusus dalam transportasi laut dan maritim serta mewakili semua wilayah geografis utama dunia.

"Namun demikian, keberhasilan yang telah dicapai ini hendaknya tidak membuat berpuas diri, melainkan menjadi pendorong semangat dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin berat terlebih lagi untuk bisa keluar sebagai pemenang pada persaingan global," kata Ahmad.

Kepala Bidang Penyelenggara BP3IP Jakarta, P Marcello Lopulalan juga menjelaskan Bon Voyage kali ini berbeda dengan yang sebelumnya, dalam kondisi pademi Covid-19 ini pelantikan dilakukan secara hybrid. Dimana para wisudawan hadir secara langsung dan para keluarga mengikuti secara daring melalui channel zoom. Tidak hanya itu, pada kegiatan ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, dimana semua peserta yang mengikuti acara ini diwajibkan melakukan test swab antigen, menggunakan makser dua lapis dan menjaga jarak. 

"Untuk Bon Voyage Ke-58 program Diklat Pelaut Tingkat I kali ini di BP3IP Jakarta meluluskan 49 Perwira Transportasi Laut yang terbagi menjadi bidang keahlian Nautika sebanyak 32 orang dan Teknika 17 orang. Dan dikarenakan kondisi pandemi kali Bon Voyage juga kita lakukan beberapa tahap tidak sekaligus, hal ini untuk mengurangi kerumuman dengan jumlah yang banyak. Sekitar bulan Maret mendatang kita juga akan melaksanakan Bon Voyage juga untuk angkatan yang sama," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini