Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Respons Laporan IPCC PBB, Anies Kebut Transisi Net Zero Emisi dengan Hadirkan Bus Listrik TransJakarta

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis · Rabu 09 Maret 2022 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 09 620 2558719 respons-laporan-ipcc-pbb-anies-kebut-transisi-net-zero-emisi-dengan-hadirkan-bus-listrik-transjakarta-zNJRuf3JUC.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Instagram Anies Baswedan)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerima laporan Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) PBB tahun 2022. Untuk itu, perlu dilakukan upaya untuk mempercepat transisi menuju net-zero emissions.

Hal itu membuat Jakarta sendiri telah memasukkan rencana elektrifikasi bus dan armada Transjakarta ke dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 90 Tahun 2021 tentang rencana pembangunan rendah karbon daerah yang berketahanan iklim.

โ€œJadi inisiatif ini adalah bagian dari komitmen Indonesia untuk menyumbang ikhtiar umat menusia dalam menyelamatkan alam semesta dengan mengurangi polusi udara. Kita berharap dengan adanya bus listrik ini maka masyarakat makin tersadarkan tentang pentingnya teknologi ramah lingkungan dan usaha kita mengurangi emisi karbon di kota ini,โ€ ucap Anies di Plaza IRTI Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/3/2022) sore.

Anies juga menggarisbawahi bahwa peluncuran Bus Listrik ini merupakan hal yang dikerjakan bersama-sama sejak tahun 2018, oleh intsitusi internasional dan dukungan dari private sector.

โ€œKita bekerja bersama dengan 4 institusi internasional, kita bermitra secara intensif. Antara lain, United Nations Environment Programme, UNEP. Kemudian Climate Technology Centre and Network, C40 Network dan Kedubes Kerajaan Inggris, kami sampaikan terima kasih dan apresiasi atas kolborasinya,โ€ jelasnya.

โ€œKemudian juga teman-teman di private sector yang telah mendorong bus listrik ini juga sehingga pertumbuhan industri kendaraan berbasis listrik bisa berkembang karena kita berharap ini akan jadi keunggulan Indonesia di dalam dunia internasional karena kita miliki SDA sebagai bahan battery kendaraan berbasis listrik,โ€ imbuhnya.

Sebagai informasi, Bus Listrik Transjakarta memiliki keunggulan di antaranya polusi suara pada Bus Listrik berpotensi menurun hingga 28 persen dibandingkan pada bus diesel, emisi CO2 pada gas buang bus listrik dapat berkurang hingga 50,3 persen, dan level efisiensi energi pada bus listrik dapat berkurang hingga 50,3 persen, dan level efisiensi energi pada bus listrik memiliki potensi 5 (lima) kali lebih tinggi dibandingkan pada bus diesel.

Bus Listrik TransJakarta ini juga memiliki Rute operasi pada tahap yang awal akan fokus pada rute non-BRT. Rute tahap awal yang digunakan adalah rute 1P (Terminal Senen โ€“ Bundaran Senayan), Rute non-BRT lain sebagai rute operasi bus listrik selanjutnya adalah sebagai berikut: 1P: Senen โ€“ Bundaran Senayan; 1R: Tanah Abang โ€“ Terminal Senen; 1N: Blok M โ€“ Tanah Abang; 6N: ragunan โ€“ Blok M.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini