Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Tawuran di Kalideres, Kapolsek Larang Anak-Anak Keliling Bangunkan Sahur Saat Ramadan

Bachtiar Rojab, Jurnalis · Rabu 23 Maret 2022 09:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 23 620 2566258 cegah-tawuran-di-kalideres-kapolsek-larang-anak-anak-keliling-bangunkan-sahur-saat-ramadan-e7uewnK9T5.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kalideres AKP Syafri Wasdar telah melakukan upaya antisipasi terjadinya tawuran di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Menurutnya, ia tengah melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat setempat.

Pendekatan kepada tokoh setempat dilakukan guna menekankan anak-anak agar tidak boleh berkeliling saat sahur, hal tersebut guna meminimalisir indikasi terjadi tawuran.

"Saya himbau kepada seluruh masyarakat tokoh agama, terutama tokoh pemuda untuk sama-sama mengingatkan anak-anak supaya tidak membangunkan warga atau sahur keliling." jelas dia saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (22/3/2022).

Menurut Syafri, seluruh warga Kalideres tentunya tidak mau kejadian tawuran tersebut kembali terulang. Baginya, bila nanti kemungkinan itu ada, perlu adanya diedukasi kembali kepada warga setempat.

"Mudah-mudahan sih gak ada (tawuran), tapi kalau memang itu terjadi, berarti ya paling tidak, tokoh masyarakat, orang tua, serta RT, RW yang harus kita bangun," ucap Syafri.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kalideres AKP Syafri Wasdar telah memetakan tiga titik rawan tawuran yang berada di kawasan Kalideres Jakarta Barat. Hal tersebut dikarenakan bertepatan dengan beberapa hari menjelang bulan suci ramadhan.

Syafri mengatakan, ada tiga titik rawan tawuran yang berada di Kalideres Jakarta Barat. Hal tersebut, berkaca pada data yang telah ia dapatkan di tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau yang di Kalideres itu, di jalan Kamal Raya, kemudian di Peta Barat, Pinggir Kali Semanan," ujar Syafri.

Syafri mengatakan, saat ini pihak kepolisian Kalideres tengah mendata anak-anak yang pernah terindikasi tawuran sebelumnya. Hal itu, Ia lakukan guna mempermudah proses pembinaan.

"Ini yang mungkin pernah diamankan di Polsek kita data-kan. Termasuk orang tuanya. Kita catat semua namanya dan kita lakukan setiap hari kita datangi," ujar Syafri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini