Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Perbedaan Utama TBC dengan Covid-19

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 24 Maret 2022 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 620 2567353 4-perbedaan-utama-tbc-dengan-covid-19-LUj9C9T66U.jpg TB dan Covid-19. (Shutterstock)

COVID-19 dan Tuberkulosis (TB) disebut punya persamaan gejala. Tapi apa yang membedakan?

Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, eliminasi Tuberkulosis (TBC) tidak lagi menjadi fokus perhatian. Padahal, Indonesia masuk dalam 8 besar negara penyumbang kasus TBC terbanyak di dunia bersama dengan Nigeria, Afrika Selatan, Pakistan, India, China, Bangladesh, dan Filipina.

Dr. Sry Dhuny Sp.P. - Dokter Spesialis Paru (PDPI Jakarta) mengatakan, TB tidak kalah penting untuk diperhatikan karena ini juga merupakan penyakit menular. Bahkan, ia mengatakan, ada 11 orang meninggal setiap 1 jam akibat TB.

"Berapa orang yang meninggal akibat kecelakaan setiap 1 jam? Sedangkan TB ada 11 orang meninggal," kata dr. Sry dalam webinar media brief World Tuberculosis Day 2022 - Kalbe Farma, Kamis (24/3/2022).

Sementara itu, dr. Sry juga mengatakan bahwa TB memiliki beberapa persamaan dengan Covid-19. Untuk lebih memahami, yuk simak poin berikut ini.

Sama-sama disebabkan oleh virus

TB disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberkulosis yang ditemukan oleh Robert Koch pada 24 Maret 1882. Sedangkan Covid-19 disebabkan oleh virus corona jenis baru yang ditemukan pada 2019.

Sama-sama menyerang saluran pernapasan

Tb

Selain merupakan penyakit yang sama-sama menular, TB dan Covid-19 juga sama-sama menyerang saluran pernapasan. Namun, TB dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya (seperti TB tulang, kelenjar, dsb).

Cara penularan yang berbeda

Penularan TB terjadi melalui percikan saat pasien TB batuk, bersin dan bicara sehingga droplet terbang ke udara dan terhirup oleh orang lain.

Sedangkan Covid-19 menular melalui percikan saat orang yang telah terinfeksi bersih, batuk, melalui tetesan dari hidung, dan menempel di sebuah benda dan permukaan, kemudian disentuh orang yang sehat lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Gejala yang sedikit berbeda

Pada pasien TB, umumnya mereka mengeluhkan demam, sakit kepala, letih atau lelah, batuk, berat badan turun, keringat malam, sesak napas, serta nafsu makan yang menurun.

Pada pasien Covid-19, umumnya mereka mengeluhkan gejala yang sama. Namun pasien Covid-19 umumnya tidak mengalami keringat malam. Pasien Covid-19 juga mengalami nyeri tenggorokan, dimana hal ini tidak dirasakan oleh penderita TB.

Akan tetapi, karena virus TB sudah ditemukan sejak lama, saat ini pasien TB pun dapat menjalani terapi dengan pengobatan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dengan jangka waktu minimal 6 bulan. Sedangkan untuk kasus Covid-19, belum ada pengobatan khusus yang efektif untuk penyakit tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini