Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Optimalkan Angkutan Kapal, RI Cari Daerah Penghasil Ternak

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 31 Maret 2022 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 31 620 2571166 optimalkan-angkutan-kapal-ri-cari-daerah-penghasil-ternak-Gy0ZDZFAM6.jpg Kapal Ternak (Foto: Dok Kemenhub)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan meningkatkan optimalisasi kapal ternak yang telah berjalan selama 7 tahun.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt Mugen Sartoto menjelaskan bahwa program Tol Laut Angkutan Laut Khusus Ternak merupakan salah satu sub sistem dari sistem angkutan laut nasional yang diselenggarakan oleh Pemerintah dikarenakan semakin meningkatnya kebutuhan pangan di dalam negeri, yang mana salah satunya adalah kebutuhan akan daging.

Maka pemerintah menyelenggarakan angkutan khusus ternak di dalam negeri, dengan memberikan subsidi pengoperasian angkutan khusus ternak dari dana APBN.

"Angkutan khusus ternak yang dilakukan oleh pemerintah sudah berjalan hampir 7 tahun dan sudah banyak mengalami peningkatan dan perkembangan, baik dari segi trayek, jumlah muatan, maupun kapasitasnya dari tahun 2015 – 2021 dengan total capaian realisasi muatan berjumlah 181.212 ekor," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Baca Juga: RI Tambah Trayek Tol Laut hingga Kapal Ternak di 2022, Ini Rinciannya

Oleh karena itu, harus dilakukan evaluasi secara mendalam terhadap pelaksanaan angkutan khusus ternak terutama waktu pelayanan yang selama ini masih banyak terbuang.

"Kami mohon bantuan Kementerian Pertanian dan dinas terkait agar mengidentifikasi daerah-daerah mana saja yang berpotensi sebagai penghasil ternak untuk diusulkan sebagai daerah distributor ternak. Seharusnya sebelum kapal tiba di pelabuhan muat, ternak sudah siap diangkut sehingga kapal tidak menunggu muatan di pelabuhan," ungkapnya.

Capt Mugen mengharapkan adanya masukan dari berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dalam optimalisasi penyelenggaraan angkutan khusus ternak sehingga dapat meningkatkan perekonomian para peternak di tingkat produsen, serta meningkatkan arus distribusi ternak melalui angkutan laut dengan memperhatikan prinsip animal welfare.

Capt Mugen menjelaskan saat ini melalui aplikasi Sitolaut semua informasi jenis layanan jasa program tol laut bisa di akses dari seluruh wilayah sehingga proses pengiriman dari lokasi asal sampai ke tujuan barang terutama untuk wilayah terluar, terdepan, terpencil dan perbatasan semakin cepat, efektif, dan menghilangkan disparitas harga antar daerah.

​​​

"Penerapan aplikasi Sitolaut dimaksudkan untuk monitoring kegiatan tol laut menunjukkan kesungguhan dan komitmen semua instansi baik dari sisi pengangkutan, perdagangan dan distribusi barang dan ternak dapat bersinergi untuk meningkatkan pelayanan agar berjalan cepat, terpercaya, transparan, dan terstandar, serta biaya yang minimal sehingga dapat meningkatkan konektivitas pada daerah-daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP)," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini