Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LRT Jabodebek Tanpa Masinis, KAI Uji Keamanan dan Keselamatan Jelang Soft Launching

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 11 April 2022 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 620 2576868 lrt-jabodebek-tanpa-masinis-kai-uji-keamanan-dan-keselamatan-jelang-soft-launching-ul61vuLcP1.jpg LRT Jabodebek Siap Ujicoba. (Foto: Okezone.com/KAI)

JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempersiapkan pendekatan preventif dan antisipatif dalam menjamin keamanan dan keselamatan pelanggan LRT Jabodebek saat soft launching pada Agustus 2022.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, KAI sudah memasuki masa pengujian GoA 3 pada lintas pelayanan, sehingga akan mengujicobakan LRT Jabodebek secara otomatis dengan sangat hati-hati.

“KAI telah mempersiapkan strategi komprehensif dan mengembangkan protokol keselamatan yang ketat di seluruh proses pengujian hingga pengoperasian LRT nantinya,” papar Joni Martinus dalam keterangan resmi, Senin (11/4/2022).

Baca Juga: Menko Luhut-Menhub Jajal LRT Jabodebek, 17 Agustus Mulai Beroperasi

Upaya pencegahan tersebut di antaranya, melakukan serangkaian pengujian, pengecekan, dan perawatan yang dilakukan berkala oleh tenaga yang kompeten dan diawasi oleh para ahli di bidangnya. Hal ini dilakukan mengingat LRT Jabodebek akan dioperasikan sistem secara otomatis.

“Walaupun tanpa adanya masinis, otomatisasi sistem yang bekerja dengan baik sesuai pemrograman akan dengan sendirinya menjamin keselamatan,” paparnya.

Sistem otomatis yang terpadu ini terdiri dari dua komponen kunci, yaitu persinyalan dan telekomunikasi. Persinyalan akan mengatur jarak antar kereta, melakukan akselerasi dan pengereman secara otomatis. Sedangkan telekomunikasi yang mengatur komunikasi data, pengaturan suplai daya dan proteksi dari sisi kelistrikan.

Baca Juga: Kawasan Stasiun LRT Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru

“Sampai dengan April 2022, progres LRT Jabodebek mencapai 81,45%. LRT Jabodebek ditargetkan soft launching pada 17 Agustus 2022 dan beroperasi secara komersial setelahnya,” urainya.

Prevensi juga diaplikasikan KAI dengan melatih SDM khusus mengenai seluruh aspek operasional LRT Jabodebek agar dapat berjalan dengan aman dan selamat, serta menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) kondisi darurat, baik di dalam kereta maupun di stasiun.

Dalam mengantisipasi kondisi darurat, rangkaian kereta dilengkapi interkom kontak darurat, sensor api dan asap, serta deteksi anjlokan dan tabrakan yang otomatis menghentikan kereta seketika. Selain sensor dan alat deteksi, KAI pun telah menempatkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan palu pemecah kaca di dalam rangkaian LRT Jabodebek.

“Pemantauan intensif pun dilaksanakan melalui CCTV yang dipasang di seluruh rangkaian kereta dan di stasiun. Tak hanya itu, guna keperluan evakuasi, seluruh stasiun LRT Jabodebek menyediakan connecting bridge,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Train Attendant dan tenaga security juga senantiasa bertugas memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan penumpang dari keberangkatan hingga sampai di tujuan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini