Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Spesialis Gizi Berbagi Trik Tak Tambah Berat Badan setelah Lebaran

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 27 April 2022 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 27 620 2586057 dokter-spesialis-gizi-berbagi-trik-tak-tambah-berat-badan-setelah-lebaran-z9W72y5zqz.jpg Ilustrasi Makan. (Foto: Shutterstock)

HARI Raya Idul Fitri memang identik dengan makan besar bersama keluarga atau orang yang dekat dengan kita. Tapi, apakah makan banyak pada Hari Raya Idul Fitri akan buruk bagi kesehatan?

Dokter spesialis gizi klinik dr. Juwalita Surapsari, Sp.GK, M.Gizi dari Ikatan Dokter Indonesia, menuturkan Anda boleh menikmati momen Hari Raya selama dua hari untuk bisa menyantap hidangan khas Lebaran.

Seperti dilansir dari Antara, setelah dua hari kembalilah kepada pola makan sehat. Makan berlebih selama dua hari tidak akan menyebabkan berat badan Anda naik secara drastis. Dengan memperkirakan bahwa setengah kilogram jaringan lemak mengandung 3.500 kkal, maka berat badan (dalam hal ini jaringan lemak) akan bertambah 1 kilogram apabila kita kelebihan 7.000 kkal dalam makanan yang kita konsumsi.

Sehingga, apabila seseorang biasa mengonsumsi 2.000 kkal sehari, maka ia harus mengonsumsi sekitar 5.500 kkal selama 2 hari agar berat badannya naik 1 kilogram. Angka ini tentu saja besar sekali dan sulit tercapai dalam 2 hari tersebut. Oleh sebab itu, nikmatilah makanan di momen Hari Raya hanya pada 2 hari tersebut.

Dokter spesialis gizi klinik yang praktik di RS Pondok Indah ini mengatakan, setelah perayaan selama 2 hari tersebut, kembalilah ke diet gizi seimbang yaitu dengan mengonsumsi makanan secara teratur yang mengandung semua komponen gizi, yaitu karbohidrat kompleks, protein rendah lemak, lemak baik, serta sayuran, dan buah-buahan. Jangan lupa pula penuhi kebutuhan cairan Anda dengan minum air putih yang cukup.

Ketiga, jangan pernah meninggalkan olahraga, apalagi tahun ini libur Hari Raya yang ditetapkan oleh pemerintah cukup panjang. Usahakan untuk selalu berolahraga teratur apabila rangkaian acara Hari Raya sudah selesai, misalnya dengan melakukan jogging di sore hari, jalan cepat, bersepeda, atau sekadar berolahraga di rumah dengan mengikuti panduan video.

Tak perlu berpikir bahwa olahraga adalah hukuman ketika Anda makan banyak, tetapi jadikanlah ini kebiasaan baru agar berat badan dapat terus terjaga dengan baik. Pilih olahraga yang Anda suka, agar sesi olahraga menjadi momen yang Anda nikmati. Bukan jadi hukuman, tetapi justru menjadi aktivitas penyemangat yang membuat bahagia.

Keempat, istirahat yang cukup secara teratur agar metabolisme tubuh Anda tetap terjaga. National Sleep Foundation menganjurkan agar orang dewasa tidur setidaknya 7-9 jam dalam semalam. Hal ini tentunya sulit dicapai saat sedang berpuasa.

Oleh sebab itu, kembalikan lagi ritme normal tubuh Anda. Tidur yang cukup dapat membantu Anda menjaga berat badan yang sudah turun selama Ramadan. Dengan demikian, pada dasarnya tidak ada makanan tak sehat.

Namun yang tak sehat justru berasal dari gaya hidup sehingga akan percuma bila Anda menerapkan pola makan sehat termasuk konsumsi buah dan sayur setiap hari, bila Anda masih saja menerapkan gaya hidup tak sehat seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini