Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tingkatkan Ketahanan Pangan RI, Ini Cara Erick Thohir

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 11 Mei 2022 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 620 2592400 tingkatkan-ketahanan-pangan-ri-ini-cara-erick-thohir-jiHlTTtjck.jpg Cara Erick Thohir tingkatkan ketahanan pangan RI. (Foto: Instagram/Erick Thohir)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta perusahaan pelat merah di sektor pangan menggandeng para santri untuk menggenjot ketahanan pangan di dalam negeri.

Sebagai program berkelanjutan pemerintah, kata Erick, BUMN dapat meningkatkan ekosistem pangan dengan menggandeng para santri sebagai bagian dari aset kemandirian ekonomi pesantren.

Hal tersebut disampaikan Erick pada saat halal bihalal bersama para santri di Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Banten.

 BACA JUGA:Erick Thohir: Negara Tidak Mungkin Maju Kalau Tak Ada Kebudayaan

“BUMN Pangan perlu gandeng para santri sebagai aset keberlangsungan pangan," ungkap Erick, Rabu (11/5/2022).

Menurutnya, pangan menjadi sorotan utama saat ini, seperti komoditas minyak goreng, gula, beras, yang menjadi kebutuhan pokok para santri, guru, orang tua santri, dan komunitas alumni pondok pesantren.

“Pangan menjadi fokus pemerintah. BUMN Holding Pangan ID Food dapat menciptakan rantai pasok pangan di lingkungan santri sebagai wujud kemandirian pangan di lingkungan pondok pesantren,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Holding Pangan, Frans Marganda Tambunan mengatakan berkomitmen pihaknya mendukung pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, termasuk meningkatkan kemandirian pangan melalui pondok pesantren.

Hal tersebut diwujudkan dengan gelaran pasar murah bersama Kementerian BUMN dan pondok pesantren di wilayah Banten.

 BACA JUGA:Klaim Mudik Lebaran 2022 Sukses, Erick Thohir: Terbukti Kita Bisa

Sebanyak 2000 paket sembako baik beras, minyak goreng, dan gula, didistribusikan melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Rajawali Nusindo.

“Kami senang ada kegiatan pasar murah dari BUMN di pondok pesantren karena kebutuhan pangan pokok juga diperlukan para santri maupun keluarga,” ucap Pengurus Ponpes Mathla’ul Anwar, Ida.

Tercatat, holding bersama anak usahanya PPI dan Rajawali Nusindo mendistribusikan 300 ton minyak

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini