Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Delegasi G20 Sepakat Hadirkan Iklim Pariwisata Berkelanjutan dan Pembiayaan Internasional

Ahmad Haidir, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 620 2592950 delegasi-g20-sepakat-hadirkan-iklim-pariwisata-berkelanjutan-dan-pembiayaan-internasional-wAOOBvuUO7.jpg Labuan Bajo di NTT (Foto Jaenjo-Tours)

DALAM rangka mendukung upaya transformasi pariwisata berkelanjutan, delegasi G20 dan negara tamu di hari kedua penyelenggaraan ajang "The 1st Tourism Working Group" Indonesia 2022 di Sudamala Resort, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 11 Mei 2022, sepakat untuk melakukan upaya bersama.

Salah satu dari aksi kolaborasi itu adalah dengan menghadirkan pembiayaan internasional untuk mendukung upaya transformasi pariwisata berkelanjutan yang berfokus kepada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal serta kelestarian alam.

Chair of Tourism Working Group (TWG) Frans Teguh mengatakan, pandemi COVID-19 telah meningkatkan kesadaran masyarakat global akan pentingnya menumbuhkan aksi iklim atau lingkungan pariwisata yang sehat, mengembangkan ekonomi sirkular, serta peningkatan konservasi keanekaragaman hayati guna menjaga kelestarian bumi.

"Keberhasilan pariwisata seharusnya tidak hanya diukur dalam jumlah pengunjung saja, tetapi juga berfokus pada dampak positif yang dapat diberikan pariwisata terhadap peningkatan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan juga kelestarian alam,” kata Teguh yang juga Plt Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf RI.

Hal ini juga merujuk kepada penelitian yang dilakukan UNWTO di bulan Desember 2019 pada Konferensi Perubahan Iklim PBB, yang mana sektor pariwisata diperkirakan akan meningkatkan emisi karbon setidaknya 25 persen pada tahun 2030 jika iklim di sektor ini tidak melakukan aksi perubahan.

Karenanya, para delegasi G20 sepakat salah satu upaya dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan melalui pendanaan.

Hal ini karena pengurangan emisi karbon di sektor pariwisata tentu memerlukan pembiayaan untuk mendukung transformasi menuju pariwisata yang lebih berkelanjutan, seperti misalnya menghadirkan dan meningkatkan kuantitas transportasi rendah karbon yang akan berdampak positif pada kelestarian alam dan manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh masyarakat.

“Infrastruktur yang lebih hijau di bidang pariwisata adalah kunci ketahanan sektor pariwisata itu sendiri. Dan kebutuhan untuk mengubah operasi pariwisata untuk aksi iklim terus menjadi yang paling penting bagi sektor pariwisata untuk tetap sejalan dengan tujuan global dalam mengurangi emisi karbon.” jelas Frans Teguh.

Selain itu, para delegasi G20 TWG 2022 mendorong lebih banyak pelaku parekraf untuk ikut serta dalam Deklarasi Glasgow. Deklarasi Glasgow sendiri adalah komitmen sukarela untuk mendukung kampanye global dalam mengurangi separuh emisi pada tahun 2030 dan mencapai nol bersih paling lambat pada tahun 2050.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini