Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Box Girder KCIC Dipasang, Jembatan Antilope Bekasi Tetap Ramai Dilewati Warga

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 620 2611246 box-girder-kcic-dipasang-jembatan-antilope-bekasi-tetap-ramai-dilewati-warga-6jD59pIaEP.jpg Pemasangan box gorder KCIC. (Foto: Jonathan S/MPI)

BEKASI - Pemasangan box girder jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung hampir memalang Jembatan Antilope, Pondok Gede, Kota Bekasi. Walau begitu, masyarakat masih berlalu lalang di lokasi untuk melintasi jembatan.

Akses menuju Jembatan Antilope sebetulnya sudah dipasangi cone pembatas jalan. Namun, cone tersebut tak sepenuhnya menjaring kendaraan-kendaraan bermotor.

Alhasil, sejumlah kendaraan berukuran kecil pun masih dapat melintasi jembatan. Kriterianya yakni kendaraan di bawah 1,7 meter kini sudah tak dapat melintasi jalan.

 BACA JUGA:Penampakan Box Girder Hanya Setinggi Mobil di Jembatan Antilope, Pengendara Was-Was Mau Lewat

BACA JUGA:Catat! Pasang Girder Tol Becakayu, Kota Bekasi Rekayasa Lalu Lintas Malam Ini

Tak jarang, kendaraan-kendaraan mobil berukuran besar yang sudah melewati pembatas cone harus rela memutar balik akibat tidak dapat melintas. Akibat sejumlah kendaraan memutarbalik, tak jarang ada kepadatan lalu lintas meski hanya sebentar.

Bari (52) warga sekitar, mengatakan pemasangan box girder ini dilakukan sejak Senin (13/6) kemarin. Menurutnya rencana pemasangan box girder diikuti dengan penutupan jembatan tersebur.

“Dapat kebijaksanaan karena pas diukur tuh aspal ke girder yang beton itu 1,7 meter. Jadi ada pengarahan mobil kecil dan motor bisa lewat,” kata Bari, Selasa (14/6/2022).

Warga, kata Bari, memang mengakui takut jembatan tersebut ditutup totalnya. Pasalnya, pemasangan box girder seharusnya dilakukan setelah ada jembatan baru pengganti Jembatan Antilope untuk dilewati warga.

“Tadinya sama warga dijadiin dulu jembatan pengganti, baru ditutup (jembatan lama) baru gajadi masalah,” tuturnya.

“Kan yang dipermasalahkan warga kemari ditutup total, karena kan aksesnya deket, masa sekolahnya di situ misalnya harus muter lagi,” pungkasnya.

Sementara di lokasi sejumlah petugas terlihat bersiaga di lokasi. Namun, petugas juga masih memberikan instruksi kendaraan-kendaraan kecil dapat melintas. 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini