Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Momen Sandiaga Uno Jajal Alat Musik Saluang dan Bansi di Pariangan

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Sabtu 09 Juli 2022 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 09 620 2626692 momen-sandiaga-uno-jajal-alat-musik-saluang-dan-bansi-di-pariangan-S9nQNm77OY.jpg Menparekraf Jajal Alat Musik Saluang. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Pariangan, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Di sana Sandiaga mendapat keluhan dari seniman musik sekaligus pengrajin saluang dan bansi, Safrizal.

Sandiaga mendengar alunan bansi dan saluang yang ditiup Ajo Feri. Pada kesempatan itu, Ajo Feri menjelaskan untuk produksi satu saluang atau bansi membutuhkan waktu yang lama. Mulai dari penjemuran bambu, hingga pengukiran motif.

Baca Juga: Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Berkomitmen Atasi Isu Iklim Melalui Ekowisata

Selama ini, Ajo Feri proses pengukirannya menggunakan batok kelapa yang dibakar. Sebab ia belum memiliki alat ukir yang praktis dan mempercepat produksi saluang dan bansi.

"Mengukirnya tradisional ya?," kata Sandiaga, Sabtu (9/7/2022).

Baca Juga: Menparekraf Ajak Pemda Gali Potensi Wisata untuk Buka Lapangan Kerja

"Saya melihat ini ada solder gitu. saya tugaskan dulu dari tim tolong dicarikan (pena pyrography) ada di online. Langsung di kirim ke alamatnya Ajo Feri," jelas Sandiaga.

Diketahui Ajo Feri merupakan satu-satunya pembuat saluang dan bansi di Desa Pariangan. Tak hanya membuat dan menjualnya, Ajo Feri juga mengajarkan cara membuat dan mengukir saluang dan bansi kepada anak-anak di desa.

Adapun kunjungan Sandiaga ini terkait program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Tahun ini Desa Wisata Pariangan masuk sebagai 50 besar desa terbaik.

Sebelumnya Media pariwisata dari New York, Amerika, Travel Budget pada 2012 menjadikan Nagari Pariangan sebagai desa terindah di dunia bersama desa lainnya di dunia.

Di Desa ini para wisatawan memiliki daya tarik antara lain pemandangan hamparan sawah terasering di perbukitan. Selain itu, wisatawan juga bisa menikmati kuliner Dakak Dakak, dan Kopi Kawa Daun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini