Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

FAO: Sistem Digital Adalah Masa Depan Pertanian Dunia

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 28 September 2022 07:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 620 2676351 fao-sistem-digital-adalah-masa-depan-pertanian-dunia-RizoDM5NSW.jpg FAO nilai digitalisasi masa depan pertanian (Foto: Okezone)

JAKARTA - Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) menyebut sistem digital merupakan masa depan pertanian. Direktur Jenderal Food And Agriculture Organization (FAO) Qu Dongyu menilai perlu adanya kerjasama antar negara untuk mewujudkan hal tersebut.

Sebab melalui sistem digital ini menjadikan sistem pertanian yang berkelanjutan, selain itu dengan infrastruktur digital juga dapat meminimalisir kekurangan pangan di antara negara.

Selain itu melalui sistem digitalisasi juga membuat peluang bisnis dan lapangan kerja yang lebih luas untuk generasi mendatang. Maka dari itu digitalisasi menjadi yang tidak dapat dielakkan.

“Sistem digital adalah masa depan pertanian dunia. Suka atau tidak suka, kita saat ini berada di fase transisi sektor pertanian,” kata Qu Dongyu dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (28/9/2022).

Qu menegaskan kembali dukungannya terhadap upaya Indonesia untuk mengembangkan strategi e-agrikultur nasional termasuk panduan integritas data pertanian dalam penggunaan informasi geospasial.

“Digitalisasi memainkan peran penting dalam mempercepat kemajuan menuju pencapaian Sustainable Development Goals dengan mendiversifikasi pendapatan dan membuka lapangan kerja dan peluang bisnis di dalam dan di luar pertanian, terutama bagi generasi baru petani dan kaum muda,” ungkapnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan partisipasi anak muda bisa menjadikan sektor pertanian, termasuk di wilayah pedesaan menjadi lebih produktif dan menarik.

“Kami saat ini berupaya untuk bisa memahami karakteristik kelompok anak muda, termasuk perempuan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, serta mencarikan metode terbaik untuk mengasah bakat mereka dalam Bertani,” tambah Dedi.

Dedi pun menyebutkan pihaknya akan memaksimalkan Global Forum sebagai wadah untuk berbagi kebijakan, program pengembangan, serta strategi dan program dalam transformasi pertanian digital untuk mengakselerasi kewirausahaan muda dan perempuan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini