Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

63% Pasien Gagal Ginjal Akut Nyawanya Tak Tertolong

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 20 Oktober 2022 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 20 620 2691265 63-pasien-gagal-ginjal-akut-nyawanya-tak-tertolong-kL5ldsd4jz.jpg Ilustrasi Penderita Gagal Ginjal. (Foto: Shutterstock)

RUMAH Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) mencatat ada 49 kasus gangguan ginjal akut pada anak. Dari jumlah tersebut, baru 7 orang yang dinyatakan sembuh.

"Ada 49 anak gagal ginjal akut, 17 dirawat PICU dan 1 yang dirawat UGD dan 11 dirawat dan 7 sudah dinyatakan sembuh ya," ungkap Direktur utama RSCM dr Lies. Sp. JP(K), MARS, FIBA.

Dokter Lies pun mengimbau agar para orangtua tidak langsung memberikan obat secara sembarangan ketika anak sakit. Apalagi, beberapa obat sirup diketahui mengandung senyawa toxic.

"Kedua kandungan tersebut bernama Etilen Glikol dan dietilen glikol. Kalau ada anak demam jangan langsung di kasih obat jadi harus hati-hati dalam pemberian obat dan dikonsultasikan ke dokter," jelas dr Lies

Dia melanjutkan, saat ini sudah 63% alias 31 kasus dilaporkan meninggal dunia. "Angka 63% dari 49 kasus ya sekitar lebih dari 50% artinya (jumlah kasus meninggal) dan sekarang yang di rumah sakit ada 11," jelasnya

Dijter Lies pun mengimbau para orangtua agar tidak memberikan obat secara sembarangan saat anak sakit. "Kalau ada anak demam jangan langsung di kasih obat jadi harus hati-hati dalam pemberian obat dan dikonsultasikan ke dokter," imbuh dr Lies.

Follow Berita Okezone di Google News

Sekadar informasi, Kematian anak yang dihubungkan dengan konsumsi obat parasetamol sirup ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi. Kasus serupa sebelumnya terjadi di Bangladesh pada 1990 dan 2009 dan baru-baru ini di Gambia, Afrika Barat.

Pada Januari 1990, sebanyak 339 anak di sebuah rumah sakit di Dhaka mengalami gagal ginjal. Dari pemeriksaan toksikologi yang dilakukan disimpulkan bahwa kejadian ini disebabkan oleh sirup parasetamol yang mengandung diethylene glycol (DEG).

Sementara pada 2009, setidaknya 25 anak di Bangladesh tewas setelah mengonsumsi sirup parasetamol yang diyakini tercemar bahan kimia beracun. Menurut keterangan kementerian kesehatan Bangladesh, sirup parasetamol itu menjadi racun setelah produsen mengganti salah satu bahannya dengan alternatif yang lebih murah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini