Kumpulan Berita

Bahlil Lahadalia


Hot Issue
8 January 2026

Bahlil Pangkas Produksi Batu Bara Jadi 600 Juta Ton, Demi Harga dan Warisan Anak Cucu

Bahlil Lahadalia menurunkan target produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 menjadi sekitar 600 juta ton

Hot Issue
8 January 2026

Bahlil Bakal Panggil Bos PLN Imbas Realisasi Investasi ESDM Turun

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi investasi sektor ESDM sepanjang 2025 mencapai USD31,7 miliar.

Hot Issue
8 January 2026

Bahlil soal Energi Baru Terbarukan: Bertambah 1,1 Persen

Pemerintah mencatat peningkatan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional sepanjang 2025.

Hot Issue
8 January 2026

Bahlil: Lifting Minyak RI 2025 Capai 605.300 Barel, Lampaui Target

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan lifting minyak bumi tercatat mencapai 605,3 ribu barel per hari (MBOPD)

Hot Issue
7 January 2026

Diskon Tarif Listrik di 2026 Ada Lagi? Ini Jawaban Bahlil

Bahlil Lahadalia buka suara soal kebijakan tarif listrik di 2026, termasuk stimulus berupa diskon tarif listrik 50 persen.

Hot Issue
31 December 2025

Bahlil Janji Stop Impor Solar Mulai 2026, Ini Alasannya

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Indonesia akan mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar pada 2026. Ditahun tersebut, Pemerintah resmi menghentikan impor solar.

Hot Issue
29 December 2025

Bahlil Tegaskan Ketersedian BBM dan LPG Cukup hingga Awal Tahun 2026

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) berada dalam kondisi aman hingga awal tahun 2026.

Hot Issue
29 December 2025

Pemerintah Kirim 1.000 Genset untuk Percepat Pemulihan Listrik di Sumatera

Pemerintah terus melakukan pemulihan di lokasi terdampak bencana. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah pemulihan fasilitas listrik. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian ESDM mengirimkan bantuan berupa 1.000 unit genset untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Sumatra Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatra Barat (Sumbar).