Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Prabowo pun menitipkan salam kepada para ulama, tokoh lintas agama, dan masyarakat yang hadir yang disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Presiden Prabowo Subianto mengirimkan surat ucapan selamat kepada Presiden Peru Keiko Sofia Fujimori Higuchi, bertepatan dengan pelantikannya sebagai kepala negara. Surat tersebut disampaikan langsung Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arrmanatha Nasir yang hadir sebagai Utusan Khusus Pemerintah Republik Indonesia dalam rangkaian pelantikan Presiden Peru di Lima.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam. Kegiatan ini diperkirakan diikuti sekitar 100 ribu peserta dari berbagai daerah.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa konsistensi Indonesia menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan nonblok membuat posisi Indonesia diakui serta dipercaya oleh banyak negara. Menurutnya, prinsip tersebut merupakan warisan penting para pendiri bangsa yang terus dijaga hingga saat ini.
Prabowo Subianto menaikkan tunjangan kinerja (tukin) untuk prajurit TNI dan pegawai di lingkungan TNI, serta pegawai di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi memberikan penjelasan mengenai istilah Londo Ireng yang menjadi perbincangan publik. Hasan menegaskan istilah tersebut tidak ditujukan kepada masyarakat secara umum, melainkan kepada kelompok tertentu yang dinilainya gemar membuat kegaduhan.
Anindya Bakrie membeberkan serangkaian terobosan strategis untuk mengawal daya tahan perekonomian nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti perang Ukraina yang hingga saat ini masih berlangsung. Bahkan, Prabowo menyebut perang di Ukraina telah berlangsung lebih lama dibandingkan Perang Dunia (PD) I dan berpotensi melampaui durasi PD II.