Kumpulan Berita
Dave menilai, tindakan tersebut jelas melanggar disiplin dan komitmen sebagai aparat negara, sekaligus menimbulkan konsekuensi serius.
Ia mengatakan, jika Gedung Putih memutuskan untuk melakukan agresi terhadap Teheran, itu akan menjadi kesalahan terbesar Washington.
Rusia kembali meningkatkan eskalasi perang dengan menembakkan rudal hipersonik Oreshnik ke wilayah Ukraina barat, dekat perbatasan Polandia yang merupakan anggota NATO.
Pemerintah Rusia melalui Kementerian Luar Negerinya mendesak Amerika Serikat (AS) untuk segera membebaskan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, dan istrinya.
Lavrov mengatakan serangan ini memaksa Rusia mempertimbangkan kembali posisinya dalam negosiasi damai.
Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina dengan ratusan drone dan puluhan rudal pada Sabtu (27/12/2025), hanya sehari sebelum pertemuan penting antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Ledakan ini terjadi hanya beberapa hari setelah ledakan lain yang menewaskan jenderal Rusia.
Komite Investigasi Rusia menyelidiki keterlibatan dinas intelijen Ukraina dalam pembunuhan ini.