Kumpulan Berita
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa bencana hidrometeorologi yang melanda provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencatatkan kenaikan inflasi yang tajam pada Desember 2025 setelah sebelumnya sempat mengalami deflasi pada November.
Polri mewaspadai prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta potensi terjadinya bencana alam hidrometeorologi selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Banjir melanda sejumlah kawasan di Jawa Timur, terparah menerjang wilayah Kabupaten Banyuwangi yang menyebabkan ribuan rumah terendam.
Kapolri melakukan pengecekan langsung terhadap sarana dan prasarana (sarpras) serta jajaran personel terkait kesiapan menghadapi bencana alam hidrometeorologi basah, seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang, menjelang puncak musim hujan November 2025-Februari 2026.
Berdasarkan pantauan kejadian bencana di seluruh Indonesia pada periode Jumat 17 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB hingga Sabtu 18 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB, tercatat fenomena hidrometeorologi mendominasi kejadian bencana di beberapa wilayah, seperti angin kencang, cuaca ekstrem, dan hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat beberapa kejadian bencana di Tanah Air terjadi pada akhir Mei 2025.
BNPB mencatat bencana hidrometeorologi basah berupa banjir masih melanda sejumlah wilayah Tanah Air hingga Sabtu (5/4/2025).