Kumpulan Berita
Perum Bulog menyiagakan pasokan beras sebanyak 93.782 ton untuk mendukung penanganan kondisi tanggap darurat bencana alam di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Akumulasi volume tersebut bersumber dari ketersediaan cadangan beras di wilayah NTT serta dukungan mobilisasi antardaerah dari sejumlah kantor wilayah Bulog terdekat.
Kepastian tersebut disampaikannya saat meninjau langsung penanganan masyarakat terdampak bencana di NTT.
Indonesia kembali membuka keran ekspor beras Malaysia dengan pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton.
Langkah tersebut menjadi salah satu opsi di tengah temuan dugaan praktik curang dalam tata niaga beras fortifikasi.
Pemerintah menyalurkan bantuan pangan beras gratis kepada 33,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Total beras yang disiapkan untuk program tersebut mencapai sekitar 997,2 ribu ton.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mengusut peredaran beras fortifikasi yang diduga bermasalah. Hingga pekan pertama Agustus 2026, Bapanas telah mengumpulkan lebih dari 100 sampel beras fortifikasi yang berasal dari delapan produsen terdaftar dalam Sistem Informasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (SIPSAT).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga beras harus sama dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) di seluruh Indonesia.
Pemerintah mulai menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.