Kumpulan Berita

beras.


Hot Issue
11 August 2026

Bapanas Lanjut Usut Beras Fortifikasi Bermasalah

Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mengusut peredaran beras fortifikasi yang diduga bermasalah. Hingga pekan pertama Agustus 2026, Bapanas telah mengumpulkan lebih dari 100 sampel beras fortifikasi yang berasal dari delapan produsen terdaftar dalam Sistem Informasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (SIPSAT).

Hot Issue
10 August 2026

Stok Beras RI Tembus 5,25 Juta Ton, Ini Rinciannya

Bulog kembali menyerap gabah petani dalam negeri yang jika dikonversikan setara beras mencapai 3,67 juta ton, termasuk beras komersial.

Hot Issue
9 August 2026

Mentan: Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia!

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga beras harus sama dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) di seluruh Indonesia.

Hot Issue
9 August 2026

Produksi Naik, Indonesia Produsen Beras Terbesar Keempat Dunia

Produksi beras Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi 38,6 juta ton pada musim 2026/2027.

Hot Issue
3 August 2026

Amran Janji Sikat Habis Mafia Beras Fortifikasi

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan akan menyikat habis mafia beras fortifikasi dalam satu hingga dua pekan ke depan. Langkah tersebut menyusul temuan penyimpangan dalam peredaran beras fortifikasi.

Hot Issue
3 August 2026

8 Fakta Dugaan Penipuan Mutu Beras dengan Cuan Rp2 Triliun, 4 Grup Perusahaan Disorot

Praktik tersebut tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga diduga menghasilkan keuntungan

Hot Issue
1 August 2026

Pemerintah Telusuri Dugaan Mafia Beras Fortifikasi, Potensi Kerugian Tembus Rp 71 Triliun

Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan Polri, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum memperluas pengawasan terhadap dugaan penyimpangan dalam peredaran beras fortifikasi di berbagai daerah.

Hot Issue
31 July 2026

Amran Ancam Cabut Izin Usaha Perusahaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan akan mencabut izin usaha perusahaan beras fortifikasi yang terbukti tidak memenuhi standar. Langkah tegas tersebut diambil setelah hasil pengawasan menemukan sekitar 80 persen sampel beras fortifikasi yang diperiksa tidak sesuai ketentuan.