Kumpulan Berita
Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mengusut peredaran beras fortifikasi yang diduga bermasalah. Hingga pekan pertama Agustus 2026, Bapanas telah mengumpulkan lebih dari 100 sampel beras fortifikasi yang berasal dari delapan produsen terdaftar dalam Sistem Informasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (SIPSAT).
Dirut Bulog menanggapi kelangkaan beras premium di ritel modern akibat tingginya permintaan. Bulog telah menggelontorkan beras ke pasar dan meminta ritel memesan langsung jika kekurangan. Hippindo mengungkap penarikan beras oplosan jadi penyebab.
Pengusaha ritel siap menjual beras premium oplosan dengan harga murah setelah mendapat rekomendasi pemerintah. Kelangkaan beras sempat terjadi karena penahanan penjualan oleh ritel akibat indikasi pemalsuan. Mentan menyatakan beras oplosan layak konsumsi tetapi mereknya tidak sesuai.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, beras oplosan atau beras tidak sesuai mutu yang belakangan ramai di masyarakat tetap layak konsumsi. Hanya saja ada pemalsuan terkait brand yang dijual dengan isi produknya.
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mendukung langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh Dirkrimsus di seluruh Polda di Indonesia segera menggelar operasi besar-besaran untuk mencegah kelangkahan beras di kawasan pasar tradisional dan ritel modern.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman buka suara yang menyebut bahwa banyak penggilingan padi yang tutup imbas beras oplosan.
Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta membuka lowongan kerja untuk posisi Direktur Utama
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita 58,9 tom beras usai tiga bos PT Padi Indonesia Maju (PIM) Wilmar Group jadi tersangka.