Kumpulan Berita
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan masuknya beras ilegal ke Indonesia membawa dampak yang jauh lebih berbahaya dibanding sekadar kerugian negara secara materi. Hal itu disampaikan menyusul temuan 1.000 ton beras ilegal dalam sidak di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada 19 Januari 2026.
Perum Bulog menargetkan penyerapan beras sebesar 4 juta ton untuk tahun 2026 ini. Angka tersebut dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar 3 juta ton.
Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai langkah pemerintah yang meniadakan impor beras industri dan beras khusus dalam Neraca Komoditas (NK) 2026 berpotensi memicu hambatan baru di sektor pangan.
Produksi beras nasional diperkirakan mengalami peningkatan signifikan sepanjang Januari hingga Agustus 2025.
Andi Amran Sulaiman menggelar tasyakuran sederhana di kediaman pribadinya di kawasan Pengadegan.
Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia telah menerima permintaan ekspor beras dari Malaysia.