Kumpulan Berita
Perkembangan teknologi, regulasi, dan inovasi aset digital di pasar global menjadi perhatian pelaku industri kripto Indonesia.
Aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi perdagangan aset kripto mencapai Rp171,12 triliun
Perkembangan aset kripto dan teknologi blockchain di Indonesia memasuki fase yang semakin luas seiring meningkatnya adopsi masyarakat
Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 3,75%-4,00?lam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).
ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat (AS) mencatat net inflow sekitar USD3,8 miliar selama tiga pekan perdagangan berturut-turut pada periode 17 Agustus-4 September 2026.
Nilai transaksi aset kripto nasional tercatat sebesar Rp20,52 triliun, turun 28,2 persen dibandingkan Juni yang mencapai Rp28,58 triliun.
Industri kripto memasuki fase baru ketika semakin banyak institusi keuangan tradisional mulai terkoneksi dengan aset digital dan teknologi blockchain.
Indonesia tengah membangun fondasi baru bagi ekosistem aset kripto, dengan regulasi yang semakin kuat.