Kumpulan Berita
Menurut Ade, MAH juga ikut mengupload informasi serta tiga kali memposting di Channel Bjorkanism.
Polda Metro Jaya belum dapat memastikan sosok hacker yang ditangkap baru-baru ini bernama Bjorka.
Belakangan ini, aksi peretasan marak terjadi di Indonesia. Hacker Bjorka menjadi bintangnya lantaran sukses mengacak-acak sederet data.
Ini alasan polisi tak melakukan penahanan terhadap MAH.
Direktorat Siber Polda Metro Jaya menangkap hacker yang mengaku sebagai 'Bjorka'. Pelaku adalah WFT (22), warga Minahasa, Sulawesi Utara, yang mengklaim telah meretas jutaan data nasabah bank swasta.
MAH berperan sebagai penyedia Channel atas nama Bjorkanism di platform Telegram.
Polri telah menetapkan MAH sebagai tersangka kasus dugaan peretasan dengan akun mengatasnamakan Bjorka.
Pemuda mengaku sebagai 'Bjorka' yang ditangkap Direktorat Siber Polda Metro Jaya, sudah lama berselancar di dark web, bahkan sejak tahun 2020. Ia diciduk lantaran diduga membobol data nasabah Bank swasta.