Kumpulan Berita
Gempa susulan terbesar tercatat memiliki magnitudo 6,2.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan, pentingnya penguatan mitigasi bencana berbasis sains, teknologi, dan data dalam menghadapi tingginya risiko kebencanaan di Indonesia. Pembelajaran dari Gempa Flores berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sistem peringatan dini, kesiapsiagaan masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh terhadap bencana.
Kondisi tersebut terjadi di tengah sekitar 81% Zona Musim (ZOM) Indonesia yang telah memasuki musim kemarau.
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di Selat Karimata bagian utara, Laut Jawa bagian barat, Laut Jawa bagian timur.
Sejauh ini belum ada laporan mengena kerusakan akibat gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada Senin (14/9/2026) berawan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau keberadaan Bibit Siklon Tropis 98W di wilayah Laut Cina Selatan, tepatnya di sebelah timur Vietnam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jabodetabek pada Minggu (13/9/2026) secara umum cerah berawan hingga berawan. Kondisi ini diperkirakan berlangsung mulai dini hari hingga sore.