Kumpulan Berita
Gempa ini menimbulkan guncangan di daerah Bolaang Mongondow Selatan dan Bolaang Mongondow Timur.
Potensi cuaca ekstrem itu dipengaruhi Bibit Siklon Tropis serta menguatnya seruakan dingin (cold surge) Asia.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Minggu (18/1/2026) pukul 11.16.48 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Hujan dengan intensitas ringan diprediksi mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta pada hari ini.
Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,0 mengguncang wilayah Tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (17/1/2026) pagi. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Hujan dengan intensitas ringan diprediksi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada hari ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jabodetabek pada Jumat, (16/1/2026), didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi sejak dini hari hingga sore hari.