Kumpulan Berita
Sektor maritim Indonesia diperkirakan menghadapi tekanan berat sepanjang 2026 seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global, gangguan rantai pasok, serta risiko keamanan di jalur pelayaran utama dunia. Kondisi ini dinilai berpotensi mendorong kenaikan biaya logistik, memperbesar risiko distribusi barang, dan menekan daya saing ekonomi nasional yang sangat bergantung pada transportasi laut.
Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan pergerakan harga emas dunia dan logam mulia akan mengalami fluktuasi tajam dengan kecenderungan menguat signifikan pada pekan pertama Januari 2026.
PIS bekerja sama dengan Kemenlu untuk melindungi pekerja di 65 rute internasional, memastikan keselamatan dan kesejahteraan kru di tengah dinamika geopolitik global, serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
BI) memantau dua perkembangan utama di ekonomi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas dalam negeri.
Industri pelayaran menghadapi tiga tantangan.
Sri Mulyani Indrawati menilai situasi pasar keuangan berubah setelah ketegangan geopolitik Timur Tengah meningkat
Sri Mulyani Indrawati mengingatkan jajaran Ditjen Bea Cukai (DJBC) mewaspadai fenomena global
Keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) untuk mempertahankan suku bunganya di 5,25-5,50%.