Kumpulan Berita
Konflik dan ketegangan geopolitik global turut memberi dampak terhadap minat investasi, termasuk ke Indonesia.
Lanskap perdagangan internasional kini tengah menghadapi perubahan besar yang menuntut adaptasi cepat dari para pelaku usaha dan sektor perbankan.
Sektor maritim Indonesia diperkirakan menghadapi tekanan berat sepanjang 2026 seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global, gangguan rantai pasok, serta risiko keamanan di jalur pelayaran utama dunia. Kondisi ini dinilai berpotensi mendorong kenaikan biaya logistik, memperbesar risiko distribusi barang, dan menekan daya saing ekonomi nasional yang sangat bergantung pada transportasi laut.
PIS bekerja sama dengan Kemenlu untuk melindungi pekerja di 65 rute internasional, memastikan keselamatan dan kesejahteraan kru di tengah dinamika geopolitik global, serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Inisiator Sinergi Konstruktif (Sinkos) Faizal Assegaf menyoroti situasi geopolitik dunia yang tengah memanas.
BI) memantau dua perkembangan utama di ekonomi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas dalam negeri.