Kumpulan Berita
Gunung Anak Krakatau mengalami 13 kali erupsi Strombolian sejak berakhirnya episode erupsi menerus pada 6 September 2026. Aktivitas tersebut dinilai menjadi karakteristik erupsi Gunung Anak Krakatau setelah sebelumnya mengalami erupsi menerus selama sekitar 25 jam.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banten, kembali melakukan pencarian terhadap speedboat yang hilang kontak saat mengangkut delapan orang, termasuk lima jurnalis, di Selat Sunda. Memasuki hari ketiga, area operasi pencarian diperluas.
Polda Metro Jaya mengecek ketersediaan dan harga masker di sejumlah pelaku usaha. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok tetap tersedia serta menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat akibat menyebarnya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Gunung Anak Krakatau di Lampung kembali erupsi pada Kamis (10/9/2026) pukul 09.10 WIB. Erupsi berlangsung selama sekitar 17 detik.
Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan, Lampung, masih berstatus Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tiga kali gempa hybrid/fase banyak selama periode pengamatan Kamis (10/9/2026) pukul 06.00 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad menjelaskan, hal ini dilakukan mengingat arah arus dan angin mengarah ke barat daya.
Nantinya, kedua kapal tersebut bergerak menuju lokasi pencarian untuk melakukan penyisiran sesuai area pencarian yang telah ditetapkan.
iNews terus memantau perkembangan pencarian jurnalis iNews Yudistiro Pranoto bersama empat jurnalis lainnya yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Banten. iNews juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian untuk memastikan upaya penyelamatan dan pencarian terhadap kelima jurnalis dapat berlangsung secara maksimal.