Kumpulan Berita
Erupsi ini terekam di seimogram dengan amplitudo maximum 17 mm dan durasi 50.52 Detik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin,
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Rabu (10/6/2026) pagi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat letusan terjadi pada pukul 08.56 WIT dengan kolom abu vulkanik mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak gunung.
Gunung Dukono saat ini berada pada Status Level II atau Siaga.
Gunung Dukono di Maluku Utara mengalami erupsi pada Selasa (19/5/2026) pukul 17.21 WIT. Gunung tersebut menyemburkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.800 meter di atas puncak, sebagaimana disampaikan situs resmi Magma Indonesia milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pagi ini, Selasa (19/5/2026) pukul 07.25 WIT. PVMBG mencatat tinggi kolom abu teramati mencapai ±3.000 meter di atas puncak atau sekitar ±4.087 meter di atas permukaan laut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, melaporkan aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara, masih tinggi dan berada pada status Level II (Waspada).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu. Saat laporan dibuat, Gunung Dukono dilaporkan masih meletus.