Kumpulan Berita
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menyatakan, kedua korban ini ditemukan di satu lokasi yang sama sekira pukul 13.00 WIT.
Tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) gabungan menemukan satu korban erupsi Gunung Dukono pada Sabtu (9/5/2026) pukul 14.30 WIT. Korban berinisial E, warga negara Indonesia (WNI), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 50 meter dari bibir kawah.
Gunung Dukono berstatus Level II (Waspada) sejak 13 Juni 2008.
Jumlah pendaki yang selamat tersebut terdiri atas 10 wsarga negara Indonesia (WNI) dan 7 warga negara asing (WNA).
Tim SAR menyatakan pencarian dihentikan sementara pada Jumat malam dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (9/5/2026).
Saat itu seluruh tim evakuasi dilaporkan berada di Pos 5 sambil menunggu kondisi aktivitas vulkanik lebih aman untuk melanjutkan pencarian.
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pada Jumat (8/5/2026) pagi. Letusan tersebut memuntahkan asap hitam dengan tinggi kolom abu mencapai 10 kilometer. Akibat erupsi tersebut, dua pendaki warga negara asing (WNA) dilaporkan meninggal dunia.
Hingga kini seluruh korban masih dalam proses pencarian dan evakuasi. Data identitas korban masih menunggu pendataan lebih lanjut.