Kumpulan Berita
Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Rabu (12/8/2026) pagi. Berdasarkan informasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran terjadi pada pukul 08.50 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 1.800 meter.
Masyarakat juga diminta mematuhi seluruh rekomendasi resmi yang telah dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya aktivitas vulkanik.
Masyarakat diimbau menjauhi daerah bahaya serta alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan mematuhi rekomendasi resmi.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) menyatakan aktivitas pendakian Gunung Merapi hingga saat ini belum direkomendasikan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang berisi ajakan untuk kembali membuka jalur pendakian Gunung Merapi.
Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah dilaporkan meluncurkan awan panas guguran (APG) pada Rabu (1/7/2026) siang.
Masyarakat diimbau menjauhi area bahaya dan alur sungai yang berhulu ke Merapi.
Aktivitas Gunung Merapi tercatat masih cukup tinggi.