Kumpulan Berita
Gunung Semeru di Jawa Timur tercatat mengalami 30 kali erupsi, selama periode pengamatan Kamis (8/10/2026) pukul 00.00-06.00 WIB. Hingga kini, Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami 25 kali letusan dalam enam jam terakhir, Sabtu (3/10/2026). Hal ini berdasarkan laporan aktivitas Gunung Semeru yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB.
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi dua kali pada Selasa (15/9/2026) pagi. Erupsi pertama terjadi pukul 04.32 WIB, disusul erupsi kedua pada pukul 05.27 WIB.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi sekitar 2 menit 25 detik.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, abu vulkanis teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur dan tenggara.
Sigit menambahkan, warga juga diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi, pada Kamis 25 Juni 2026 pukul 09:24 WIB. PVMBG mencatat Gunung Semeru meluncurkan abu vulkanik ± 1.200 meter di atas puncak (± 4.876 m di atas permukaan laut).
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Rabu (10/6/2026) pukul 05.35 WIB. Tinggi kolom abu yang teramati mencapai sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 4.876 meter di atas permukaan laut.