Kumpulan Berita
Sigit menambahkan, warga juga diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu.
Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah, kembali mengalami erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran, pada Minggu (28/6/2026) malam.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi, pada Kamis 25 Juni 2026 pukul 09:24 WIB. PVMBG mencatat Gunung Semeru meluncurkan abu vulkanik ± 1.200 meter di atas puncak (± 4.876 m di atas permukaan laut).
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu (31/5/2026) pukul 08.16 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.300 meter di atas puncak atau sekitar 4.976 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Jumat (29/5/2026) pukul 19.07 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.676 meter di atas permukaan laut.
Selain itu, warga juga diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
Masyarakat juga diminta agar mewaspadai potensi awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan