Kumpulan Berita
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, abu vulkanis teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur dan tenggara.
Sigit menambahkan, warga juga diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu.
Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah, kembali mengalami erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran, pada Minggu (28/6/2026) malam.
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Rabu (10/6/2026) pukul 05.35 WIB. Tinggi kolom abu yang teramati mencapai sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 4.876 meter di atas permukaan laut.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu (31/5/2026) pukul 08.16 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.300 meter di atas puncak atau sekitar 4.976 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Jumat (29/5/2026) pukul 19.07 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.676 meter di atas permukaan laut.
Gunung Semeru di Jawa Timur meletus pagi ini, Senin 04 Mei 2026 pukul 07:44 WIB. PVMBG mencatat letusan disertai Awan Panas Guguran dengan jarak luncur 2000 meter ke arah Besuk Kobokan.
Masyarakat juga diminta agar mewaspadai potensi awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.