Kumpulan Berita
Capaian ini sekaligus mengakhiri tren surplus yang sebelumnya berlangsung selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku sebagai Menteri yang tidak menyukai skema impor untuk pengadaan dan pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri.
Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,51 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan ada isu kelangkaan bahan baku di tengah perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Kebijakan pemerintah lantas dinanti kalangan pengusaha guna memastikan produksi terus berlanjut.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan pihaknya akan mengurangi impor aspal hingga 26 persen mulai 2026. Penggunaan aspal buatan dalam negeri, aspal Buton, akan diutamakan sebagai material konstruksi.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia pada Februari 2026 melonjak. Total nilai impor mencapai USD20,89 miliar, naik 10,85 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor pada Januari 2026 sebesar USD21,20 miliar. Angka ini naik sebesar 18,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kebijakan ini khusus diperuntukkan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman (Mamin).