Kumpulan Berita
Pemerintah Spanyol menetapkan masa berkabung selama tiga hari setelah 68 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam kecelakaan kereta api pada Rabu 28 Oktober 2026. Kecelakaan itu menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah modern Eropa.
Rekaman audio mengungkap percakapan antara masinis dan pusat kendali beberapa menit sebelum kecelakaan kereta api yang menewaskan sedikitnya 69 orang dan melukai puluhan lainnya di Spanyol.
Kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi di Spanyol menewaskan 68 orang dan melukai puluhan lainnya. Insiden maut tersebut terjadi ketika sebuah kereta yang berangkat dari Madrid menuju Seville menabrak kereta lain yang berhenti di jalur rel pada Rabu 28 Oktober 2026 pagi. Akibat benturan keras itu, sejumlah gerbong terperosok ke lereng.
Jumlah korban tewas diperkirakan masih akan bertambah.
Korban telah dilarkan ke RS Fatmawati untuk mendapatkan perawatan.
Pria berinisial MF (23) tewas setelah tertabrak kereta Commuter Line di Ciputat, Tangerang Selatan. Polisi mengatakan, korban diduga tertabrak kereta saat membuat konten untuk tugas kuliah.
Polda Metro Jaya menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebagai tersangka kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.
Trauma berat membuat keluarga korban mengambil keputusan drastis.