Kumpulan Berita
Jenderal Kopassus ini mengatakan, di sekitar jasad Manfret Fatem, anggota TNI menemukan senapan mesin AK-101 beserta puluhan peluru tajam dan selembar bendera bintang kejora.
Pasukan TNI membalas dan menembak mati Manfret Fatem, sementara Anton Fatem dan Yesias Fatem yang mencoba melarikan diri ke Sungai Frambu juga tewas dalam pertempuran sengit.
Efektivitas teknologi ini terbukti dalam beberapa insiden kontak tembak terbaru, di mana pasukan TNI berhasil melumpuhkan sejumlah anggota anggota KKB pada operasi malam.
Dia menegaskan, bahwa setiap tindakan prajurit di lapangan harus dilaksanakan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas.
Baku tembak bermula saat pasukan TNI memperoleh informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM Kodap VIII/Intan Jaya pimpinan Daniel Aibon Kogoya di sekitar wilayah.
Pelaku dan kelompoknya sempat melakukan penyanderaan terhadap 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tower 270, Distrik Tembagapura, beberapa waktu lalu.