Kumpulan Berita
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku saat ini Pemerintah tengah membahas wacana penerapan work from anywhere (WFA) sebagai kebijakan untuk menekan konsumsi BBM dalam negeri, di tengah konflik Iran-AS.
Di tengah ketidakpastian konflik Timur Tengah, kebijakan buka-tutup di Selat Hormuz menjadi sinyal positif bagi ketahanan energi Indonesia. Jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak dunia itu kini mulai memberi ruang bagi kapal-kapal dari negara non-konflik untuk tetap melintas.
Indonesia dan Singapura mematangkan rencana ekspor listrik bersih dan memproyeksikan Kepulauan Riau menjadi hub industri teknologi berkelanjutan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat suara terkait kebijakan sejumlah negara tetangga yang mulai menerapkan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah yang berdampak pada pasokan energi global.
Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Ia memastikan cadangan BBM saat ini cukup untuk sekitar 23 hari sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying.
Pemerintah saat ini mencari cara agar kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak terjadi di tengah tingginya harga minyak dunia yang dapat memperlebar defisit APBN 2026. Opsi kenaikan harga BBM subsidi bisa terjadi bila harga minyak naik menjadi USD 92 per barel.
Cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional mencapai 20 hari, lalu setelah lewat 20 hari apakah habis? Cadangan BBM nasional dibahas di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.