Kumpulan Berita
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan mengenai hemat penggunaan LPG.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah belum mengambil kebijakan kenaikan harga maupun pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM), meskipun situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah, terus berkembang dinamis.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi sinyal perubahan arah kebijakan sektor mineral dan batubara. Di tengah tekanan global, pemerintah tidak lagi menahan produksi secara ketat, melainkan membuka ruang peningkatan volume melalui skema relaksasi terukur, sekaligus menyiapkan instrumen fiskal baru berupa bea keluar untuk mendongkrak penerimaan negara.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui tantangan dalam pengadaan bahan bakar minyak (BBM) dari pasar global masih terjadi di tengah ketidakpastian geopolitik. Meski demikian, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang berpotensi mengganggu distribusi energi nasional.
Pemerintah mengungkapkan ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) masih cukup tinggi, mencapai sekitar 70 persen dari total kebutuhan nasional. Di tengah ketidakpastian geopolitik global, masyarakat diminta berperan aktif dalam menjaga ketahanan energi dengan menggunakan energi secara bijak.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia melakukan tinjauan untuk memastikan ketersediaan BBM di sejumlah daerah di Jawa Tengah (Jateng), Kamis (26/3/2026).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan lonjakan harga minyak dunia hingga menyentuh level USD100 per barel masih berada dalam koridor Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah pun memastikan tetap mampu mengelola dampaknya, termasuk menjaga stabilitas subsidi energi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku saat ini Pemerintah tengah membahas wacana penerapan work from anywhere (WFA) sebagai kebijakan untuk menekan konsumsi BBM dalam negeri, di tengah konflik Iran-AS.