Kumpulan Berita
Pemerintah telah memutuskan mempertahankan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter. Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga minyak sawit dunia.
Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga minyak sawit dunia.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman buka suara terkait rencana pemerintah untuk menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat, MinyaKita.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan kenaikan harga Minyakita yang akan ditetapkan besaran harganya dalam waktu dekat ini dipengaruhi oleh sejumlah komponen berkaitan dengan rantai pasok. Mulai dari tekanan di biaya produksi hingga distribusi.
Besaran harga yang disesuaikan hingga saat ini masih dihitung secara matang oleh pemangku kepentingan.
Perum Bulog menyatakan, stok minyak goreng rakyat Minyakita dalam kondisi aman di pasar-pasar wilayah Jakarta dan Banten.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng rakyat Minyakita. Langkah ini diambil menyusul kondisi geopolitik yang menciptakan tantangan ekonomi.
Minyak goreng sawit kemasan premium naik dari Rp21.866 menjadi Rp21.889 per liter.