Kumpulan Berita

Pemilu 2029


Nasional
28 July 2026

Titi Anggraini Harap Perindo Kawal Aturan Main Demokratis di Balik Pembahasan RUU Pemilu

Titi menjelaskan bahwa revisi UU Pemilu ini sudah menjadi suatu keharusan untuk dilakukan. Mengingat, ada sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang harus ditindaklanjuti.

Nasional
28 July 2026

Wabup Maluku Tengah Mario Lawalata: Bimtek Perindo Ajang Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Menurut Mario, Bimtek tidak hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas kader, tetapi juga wadah berbagi pengalaman antardaerah guna meningkatkan capaian partai pada pemilu mendatang.

Nasional
28 July 2026

Dapat Apresiasi dari Angela Tanoesoedibjo, Legislator Perindo Lombok Barat Ungkap Alasan Kawal Ketat APBD

Apresiasi tersebut diberikan karena Fraksi Perindo Lombok Barat dinilai aktif mengawal pembahasan APBD di daerahnya.

Nusantara
29 June 2026

Andalkan Pendekatan Berbasis Data, Partai Perindo Kota Bandung: Konsolidasi Dini Jadi Kunci

Konsolidasi dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kota hingga kecamatan dan kelurahan, agar mesin partai mampu bekerja lebih efektif dan terarah.

Nasional
28 June 2026

Pakar Soroti Wacana Capres Harus Diusung Tiga Parpol Parlemen: Warning Keras bagi Pemilu 2029

Pengajar Hukum Pemilu Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Titi Anggraeni, menyoroti wacana yang mengharuskan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) diusung oleh sedikitnya tiga partai politik parlemen. Menurutnya, gagasan tersebut menjadi peringatan serius terhadap konstitusionalitas Pemilu 2029.

Nasional
28 June 2026

Blusukan ke Lampung, Jokowi Jajan Es Teh dan Sosis Bakar

Kunjungan Jokowi ke sentra UMKM ini penting sebagai momentum kebangkitan dan perkembangan ekonomi lokal.

Nusantara
26 May 2026

Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat

Pengalaman itu memberinya pemahaman mendalam mengenai demokrasi, tata kelola organisasi, hingga karakter sosial-politik masyarakat Jabar.

Nasional
26 May 2026

MK Akan Diskualifikasi Parpol yang Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan

Langkah hukum ini diambil untuk mengakhiri status Pasal 245 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang selama ini dianggap sebagai lex imperfecta.