Kumpulan Berita
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, Gernas RANA bukan sebatas program, melainkan komitmen bersama untuk menghadirkan ruang pendidikan yang benar-benar melindungi anak.
Menurutnya, pesantren memang harus terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Namun negara juga perlu hadir lebih kuat untuk membantu mengatasi berbagai tantangan yang masih dihadapi pesantren.
Namun, dia juga meminta masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk mendahulukan proses tabayun atau cek dan ricek.
Pegiat sosial Indonesia Youth Awakening Center (IYAC) Priyo Pamungkas Kustiadi, menyoroti maraknya kasus kekerasan di pondok pesantren sebagai ancaman yang serius. Fenomena ini tidak hanya mengancam keselamatan anak dan remaja, namun berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pesantren sebagai lembaga pendidikan moral dan keagamaan.
Dikatakan Gibran, santri sebagai aset penting bangsa yang harus mampu menjawab tantangan zaman. Kegiatan haul ini juga sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah menegaskan bahwa pendidikan pesantren memiliki legitimasi negara, dengan ijazah yang sah dan diakui setara dengan jenjang pendidikan formal.
Berikut 5 pemain Timnas Indonesia yang tak diduga lulusan Pesantren. Tercatat ada beberapa nama seperti Witan hingga Asnawi Mangkualam.
Rakernas ini menjadi momentum penting konsolidasi nasional Ma?? had Aly serta peneguhan arah strategis pengembangan pendidikan keulamaan berbasis pesantren dengan orientasi global.